1. Tentukan batas pribadi
Hitung kebutuhan bulanan dan biaya yang berkaitan dengan pekerjaan, seperti perjalanan atau relokasi. Tetapkan batas minimum yang dapat kamu terima serta angka target yang ingin kamu ajukan. Angka ini menggambarkan kebutuhan dan pilihanmu, bukan rata-rata pasar.
2. Periksa keseluruhan paket
Tanyakan komponen yang belum jelas: gaji tetap, insentif, tunjangan, jadwal pembayaran, masa percobaan, jam kerja, dan fasilitas. Pastikan kamu membandingkan periode dan komponen yang sama ketika melihat dua tawaran.
3. Hubungkan permintaan dengan kontribusi
Gunakan bukti yang relevan dari pengalaman, proyek, kemampuan, atau tanggung jawab posisi. Jelaskan alasanmu secara singkat. Jangan mengklaim tawaran lain, sertifikasi, atau pengalaman yang tidak ada.
4. Gunakan kalimat yang membuka percakapan
Terima kasih atas penawarannya. Berdasarkan tanggung jawab posisi dan pengalaman yang saya bawa, saya berharap kompensasi di kisaran [angka yang sudah saya siapkan]. Apakah masih ada ruang untuk membahasnya?
Sesuaikan kisaran dengan informasi yang kamu miliki. Bila angka dari perusahaan sudah tetap, kamu dapat bertanya apakah komponen paket lain masih dapat dibahas.
5. Minta rincian tertulis sebelum menyetujui
Baca kembali nilai, komponen, tanggal mulai, dan syarat kerja pada penawaran tertulis. Tanyakan bagian yang belum kamu pahami sebelum menerima.
Bandingkan tawaran dengan lowongan yang jelas
Telusuri posisi dan perusahaan, lalu simpan proses lamaran yang ingin kamu pantau.
Jelajahi lowongan di LamarKerja →